Hotline : (0341) 477-333

RENCANA UJICOBA RUDAL KORUT GERUS GAIN DOLLAR PASCA-NFP

Gain yang didapatkan dollar dari rilis laporan ketenagakerjaan AS menguap hingga berbalik ditutup melemah versus sejumlah mata uang rival pada perdagangan Jumat (6/10).

Pasar yang sudah mengantisipasi Non-Farm Payrolls akan turun tajam terkait dampak Badai Harvey dan Irma, mendapatkan bekal optimis dari data ekonomi AS lainnya.

Tingkat pengangguran AS dilaporkan turun dari 4,4 persen menjadi 4,2 persen di bulan September, terendah sejak Desember 2000. Sedangkan indikator inflasi Average Hourly Earnings meningkat melebihi ekspektasi dari 0,2 persen menjadi 0,5 persen.

Data tersebut mempertebal keyakinan para pelaku pasar bahwa The Fed masih mungkin akan menaikkan suku bunganya pada agenda rapat kebijakan bulan Desember mendatang.

Non-Farm Payrolls sendiri menunjukkan penurunan sebesar 33.000, penurunan kali pertama dalam tujuh tahun terakhir.

Pasca-rilis laporan ketenagakerjaan AS tersebut, dollar sempat terpantau melonjak menguat. Namun, isu mengenai Korea Utara kembali menghadang penguatan dollar.

Korea Utara dikabarkan kembali mempersiapkan ujicoba rudal yang diyakini pihaknya dapat menjangkau Pantai Barat AS. Kemungkinan mencuatnya kembali ketegangan terkait rencana Korea Utara menggiring pelaku pasar melepas dollar.

Terhadap dollar, euro ditutup menguat hampir 0,2 persen di kisaran 1.17330.

Menyusul euro, yen berakhir menguat 0,13 persen di 112.664 per dollar.

Demikian pula harga emas dunia, terpantau di kisaran $1274.45 per troy ounce pada akhir perdagangan Jumat, naik 0,5 persen lebih dari posisi pembukaan.

Sebaliknya, masih dibayang-bayangi oleh topik-topik seputar Brexit, pound sterling terdepresiasi dan ditutup melemah 0,42 persen di level 1.30647 terhadap dollar. (atz)

Close Menu
%d bloggers like this: